Chandra Ekajaya Bina Petani Kopi

Saat ini di kota-kota besar, seperti Wonosobo, bisa dilihat bahwa bisnis kopi meningkat dengan sangat pesat. Tetapi ternyata keuntungan dari meningkatnya tren bisnis kopi tidak sampai kepada para petani. Kondisi inilah yang membuat seorang pengusaha muda nan berhati mulia Chandra Ekajaya membina dan membantu para petani tersebut.

Bisnis kopi memang meningkat dan berkembang pesat, tetapi yang mendapat keuntungan adalah para pemilik kedai-kedai kopi yang berada di kota-kota besar. Sementara bagi para produsen seperti petani, justru sama sekali tidak mendapat keuntungan. Chandra Ekajaya mengatakan bahwa petani mendapat keuntungan yang paling sedikit karena menjual kopi dalam bentuk coffee cherries atau biji kopinya.

chandra-ekajaya-bean

Tentu saja harganya sangat rendah. Sebab kopi menjadi mahal karena ia diolah menjadi minuman yang eksklusif, tentu saja dibalut dengan bumbu-bumbu marketing, maka jadilah minuman itu menjadi mahal. Makanya Chandra Ekajaya membina para petani supaya mengubah kebiasannya menjual biji kopi dalam level coffee cherries.

chandra-ekajaya-bina-petani-kopi

Edukasi yang diberikan oleh Chandra Ekajaya adalah memperkenalkan proses pembuatan biji kopi menjadi biji kopi setengah basah atau lebih sering disebut dengan green bean. Karena ketika diolah menjadi green bean, harga biji kopi bisa jauh lebih tinggi. Untuk satu kilogramnya saja bisa mencapai harga 75 ribu rupiah. Meskipun harus melewati berbagai proses sebelumnya, tetapi dengan mendapatkan harga yang pantas, maka para petani itu pun bersedia mengikuti pembinaan dan pelatihan.

????????????????????????????????????

Menurut Chandra Ekajaya, untuk membuat biji kopi green bean, maka harus melalui beberapa tahapan. Diantaranya adalah tahap perendaman, pengupasan, fermentasi, dan penjemuran. Dalam pembinaan dan edukasi tersebut, setiap tahapan diajarkan kepada para petani hingga mereka bisa menguasainya.

Dengan kegigihan dan ketekunan, Chandra Ekajaya berhasil mengubah mindset dan paradigma berpikir para petani. Sehingga saat ini mereka bisa menjual biji kopinya dengan harga yang jauh lebih tinggi bila dibandingkan menjual biji kopi jenis ceri. Bahkan untuk tahap selanjutnya ia merencakan supaya para petani bisa langsung menjual biji kopi siap saji, dan bisa langusng disalurkan ke kedai-kedai kopi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s