Yohanes Chandra Ekajaya Nasi Goreng Bumbu Tuna

resep nasi goreng tuna yohanes chandra ekajaya

resep bumbu nasi goreng tuna J Chandra Ekajaya & J Wijanarko

Yohanes Chandra Ekajaya sudah gandrung dan jatuh cinta dengan dunia masak-memasak sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Ia selalu aktif bertanya kepada ibu dan neneknya mengenai bumbu-bumbu dapur rahasia yang menjadi andalan keluarga. Sebab ia mengakui bahwa olahan masakan ibu dan neneknya sangat enak dan lezat, bahkan lebih enak bila dibandingkan dengan restoran dan rumah makan.

Berawal dari hobi, setelah dewasa pun Yohanes Chandra Ekajaya berpikiran untuk membuat sebuah bisnis yang berhubungan dunia kuliner. Beruntung ia sudah menguasai berbagai macam formula dan bumbu rahasia dari ibu dan neneknya, maka tidak perlu waktu lama ia pun membuka sebuah warung makan.

Warung makan yang dibuka oleh  Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya khusus menjual nasi goreng. Nasi goreng yang dijualnya pun bukan nasi goreng biasa. Ia menawarkan menu andalan keluarganya, yaitu nasi goreng tuna bumbu. Siapa pun yang merasakan nasi goreng ini pasti akan ketagihan dan kembali lagi keesokan harinya untuk menikmatinya kembali.

resep nasi goreng tuna yohanes chandra ekajaya

Alasannya sederhana, pemuda kelahiran 3 Mei 1996 ini ingin berkontribusi dan berperan serta bagi masyarakat. Makanya ia ingin menjadi seorang pengusaha yang sukses. Dengan menjadi seorang pengusaha yang sukses maka ia akan mempunyai kesempatan untuk membantu para tetangganya dengan cara membina, mengedukasi, atau pun mempekerjakan mereka.

Bisa dibilang di kabupaten Wonosobo ini hanya Yohanes Chandra Ekajaya menjual nasi goreng tuna bumbu dengan cita rasa yang pedas dan spicy karena banyak menggunakan rempah-rempah. Respon masyarakat pun sangat positif, karena di Wonosobo masyarakatnya terbiasa makan nasi goreng yang cenderung manis, maka nasi goreng yang pedas, gurih, dan spicy menjadi pilihan yang sangat menarik bagi masyarakat pegunungan.

Untuk awalannya Yohanes Chandra Ekajaya dalam setiap harinya masih membatasi maksimal order, sebab ia hanya bekerja sendirian. Setiap hari pengusaha muda ini membatasi 15 pesanan, dan selalu habis. Hal tersebut ia lakukan karena ia masih melakukan segala sesuatunya sendiri. Bulan depan ia akan merekrut pegawai sehingga dapat menambah kinerjanya sehingga kuantitas dan kualitas nasi gorengnya pun akan meningkat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s