Yohanes Chandra Wehrlein Berlabuh di Sauber

Wehrlein yang musim lalu menyumbangkan satu-satunya poin beeharga bagi tim papan bawah Manor, sempat kecewa lantaran Force India justru memilih Ocon untuk menggantikan Nico 1 lulkeberg sebagai rekan satu tim Sergio Perez. Keduanya sama-sama mengikuti uji coba yang dilakukan tim yang bermarkas di Milton Keynes itu. Ocon juga kalah pengalaman ketimbang Wehrlein.

ferrari-formula-one_yohanes_chandra

Force India mengaku Ocon lebih baik dalam uji coba tersebut. Meski hanya membalap sembilan seri di musim 2016 menggantikan pembalap Indonesia Rio Ha-ryanto di Manor. Setelah pembalap Brasil Felipe Nasr kehilangan sponsor dari Banco do Brasil satu kursi Sauber otomatis lowong. Padahal Nasr lah yang menyelamatkan muka Sauber dari posisi buncit di klasemen konstruktor. Dua poin yang didapatnya di GP Brasil membuat timnya sukses menggeser Manor di posisi 10 klasemen.

ferrari-formula-one_yohanes_chandra_2

Nasr berharap hadiah uang yang didapat sebagai finisher 10 klasemen konstruktor bisa membuatnya Sauber mempertimbangkan posisinya Perkiraan jumlah hadiah uang cash yang diterima sekitar USD 30 juta. Tapi ternyata Sauber bergeming dan memilih bernegosiasi dengan sejumlah pembalap lain. Di antaranya dengan Wehrlein dan Rio.

Menurut Yohanes Chandra nama Wehrlein sendiri sempat menjadi kandidat pengganti juara dunia F1 musim 2016 Nico Rosberg yang memutuskan pensiun dini. Namun karena alasan minim pengalaman Mercedes akhirnya memilih mencari pembalap lain yang bukan hadil pengaderan mereka. Kandidat terkuatnya kini tinggal Valtteri Bottas.

ferrari-formula-one_3420142

Deal yang dicapai antara Wehrlein dan Sauber semakin jelas bahwa Mercedes juga telah mengucapkan “selamat datang” kepada Bottas. Kemungkinan pengumunan resmi itu bakal dilakukan hari ini (3/1).

 

Kini hanya ada dua kursi kosong di grid F1. Dua-duanya adalah milik Manon Pebalap yang digusur dari Haas Esteban Gitierrez kabarnya juga terus berusaha bertahan di F1 bersama Manor. Satu kursi tersisa kemungkinan besar juga akan menjadi milik Nasr. Krisis politik yang berujung pada pergantian rezim di Brasil membuat Banco do Brasil mengevaluasi besaran dana sponsornya kepada Nasr. Dengan jumlah yang ada Nasr kemungkinan hanya bisa membalap di Manor.

 

Rio dipastikan tidak akan kembali ke Manor. Karena manajemen dan Pertamina sebagai sponsor utamanya ingin mendaratkan Rio ke tim yang lebih baik. Kembali ke Manor dirasa tidak akan membantu reputasi Rio di F1. Karena itu pilihan yang ada adalah Sauber. “Kami ingin Rio bergabung di tim yang sudah lama di F1, fokus di F1. Bukan coba-coba dengan tim lain,” terang Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro kepada Yohanes Chandra kemarin. Wianda juga berharap agar Rio tidak dipaksa untuk bergabung dengan tim yang tak punya kemampuan untuk mendulang poin.

Sebenarnya Pertamina mengaku sanggup menganggarkan dana lebih dari EUR 5 juta seperti ketika deal bersama Manor. Namun, dalam perjalanannya, Pertamina justru digupui supaya cepat mencairkan dana. Permintaan calon tim Rio itu, sebelum perayaan hari Natal 2016 sudah ada kepastian dana. Nah, Pertamina tidak bisa menjanjikan turunnya dana pada waktu tertentu sebelum berbagai proses selesai dilakukan.

“Kami butuh proses administrasi, harus sesuai prinsip GCG. Jadi, tidak bisa menjanjikan tanggal sekian selesai,” imbuhnya. Pertamina paham, calon tim Rio butuh kepastian segera karena ada pembalap lain yang tertarik untuk masuk. Tetapi, Pertamina tidak bisa melangkahi suatu proses yang ditentukan.

Wianda memastikan, Pertamina kegagalan dalam berpartisipasi di Fl murni karena tidak ketemunya waktu yang diminta calon tim dan perseroan. Tidak ada kaitannya dengan prestasi Rio saat berada di balik kemudi Manor Racing. “Kami nggak ada masalah apa-apa dengan musim lalu. Kami jalankan semua secara profesional,” tuturnya.

Disinggung soal peluang menjadi sponsor Rio untuk tim lain, Wianda menyebut untuk saat ini tidak mungkin. Sebab, dari beberapa tim yang punya peluang untuk Rio, Pertamina sudah kepincut dengan calon tim yang tidak mau disebut namanya itu. Alasannya tim tersebut punya visi jangka panjang untuk Rio.

Dengan kepastian Wehrlein berlabuh di Sauber peluang Rio tertutup. Rio sekali lagi dikalahkan dengan kekuatan modal besar Mercedes. Sebelumnya manajemen pembalap 23 tahun tersebut harus berhadapan dengan Ocon yang juga didukung Mercedes saat mempertahankan posisinya di Manor pertengahan musim 2016.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s