Aglaonema Tanaman Berdaun Cantik Kelas Eksklusif

aglaonema

Tanaman aglaonema merupakan tanaman eksklusif berdaun indah yang mempunyai corak dan warna yang menarik. Hampir setiap periode dapat mengembangkan sebuah hibrida baru yaitu tanaman dengan motif dan corak yang sangat menarik. Saat itu pulabiasanya para kolektor mulai berburu hasil persilangan para pembudidaya ini. Aglaonema hasil persilangan ini diikutkan oleh para kolektor dalam suatu kontes. Tanaman aglaonema yang mendapatkan juara harganya sangat tinggi. Kolektor-kolektor yang lain rela mengeluarkan uang berapapun untuk mendapatkannya.

aglaonema

Istiaji yang merupakan salah satu pembudidaya tanaman hias ini sudah mulai mengembangkan tanaman ini sejak 2001 silam. Daun-daun aglaonema berwarna hijau, merah, putih dan kuning. Motif dan coraknya beraneka macam. Hasil persilangan ditentukan oleh indukan yang dipakai kata Istiaji. Tren warna yang sering diminati para kolektor adalah aglaonema berwarna merah. Tren warna-warna lain mengalami pasang surut.

Untuk mendapatkan persilangan yang bagus, para pemulia aglaonema indonesia memburu tanaman ini hingga ke pedalaman hutan. Tujuan mereka untuk memperoleh jenis bergalur murni. Galur murni memiliki genotip yang masih asli. Untuk keperluan persilangan, hal ini memudahkan para pemulia dalam penelusuran genetiknya. Tidak heran aglaonema indonesia sering merebut juara dalam kontes dunia.

aglaonema

Dalam budidaya aglaonema, perbanyakannya menggunakan biji. Sayangnya, para penggemar tanaman ini mendapatkan biji dalam waktu yang lama. Perbanyakan yang singkat, para penggemar memisah anakan yang muncul. Pemupukan yang tepat memakai jenis pupuk daun. Aglaonema menghendaki media tanam campuran tanah, pasir, kompos dan bahan organik yang matang. Tanaman hias ini memerlukan tempat yang ternaungi. Hama tanaman yang menyerang aglaonema biasanya bekicot. Cendawan sering menyerang daun dan akarnya. Penyebab utama adalah kelembaban yang tinggi, aerasi di dalam media sangat buruk.

Perawatan aglaonema terutama pada daunnya membutuhkan ketrampilan. Tanaman berdaun indah ini peka merespon perubahan fisik lingkungan dan asupan nutrisi. Perubahannya mengganggu proses metabolisme di dalam jaringan tanaman. Akibatnya daun aglaonema berubah pucat dan kusam.

Salah satu kolektor yang rutin datang ke kebun budidaya milik Istiaji adalah Chandra Ekajaya. Ia menuturkan bahwa perawatan tanaman cantik ini membutuhkan kecermatan dan ketepatan yang tinggi. Tidak heran satu helai daun dihargai oleh kolektor jutaan rupiah. Sehingga satiap detil perawatan yang dilakukan untuk tanaman ini sangatlah berarti.

Di kebun koleksi milik Chandra Ekajaya sudah terdapat ratusan tanaman Aglaonema yang ia ambil dari beberapa kolektor seperti Istiaji. Beberapa diantaranya juga sudah memiliki prestasi seperti memenangkan kontes Aglaonema yang diadakan di New York beberapa tahun yang lalu dengan meraih gelar warna dan corak yang paling menarik.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s